BUKU TAMU -------Klik Dibawah ini

cbox

I made this widget at MyFlashFetish.com.

Wanita-Wanita Paling Berkuasa di India

Selasa, 26 April 2011

April adalah bulan untuk para wanita Indonesia. Dalam beberapa edisi business news sebelumnya telah kami ceritakan perihal wanita-wanita dunia yang mampu berdiri sejajar dengan para pria di bidangnya masing-masing. Kali ini kami masih akan mengetengahkan kisah tentang wanita-wanita yang menjadi panutan bagi bangsanya. Meskipun mereka bukan berasal dari Indonesia, mereka adalah wanita Asia yang patut dibanggakan (23/04).

Dari daftar 50 orang paling berkuasa di India, diperoleh nama tiga orang wanita. Wanita-wanita ini memiliki latar belakang yang berbeda, akan tetapi satu persamaan yang mereka miliki: Bangsa India tidak akan sama tanpa jasa-jasa mereka.



Ashvini Yardi, Watak India Melalui Media Televisi

Wanita yang muda, cantik, kaya, berbakat, dan berkuasa. Yardi adalah gambaran dari Ratu Sheba masa kini. Wanita yang baru saja berusia 36 tahun ini secara meyakinkan masuk menjadi salah satu orang paling berkuasa di India. Wanita yang memiliki kecantikan setara dengan para bintang film Bollywood ini justru memilih untuk berada di belakang layar. Ashvini Yardi adalah kepala pemrograman di Colors, jaringan televisi bagian dari Viacom, yang namanya meroket menjadi jaringan televisi nomer dua di India hanya dalam jangka waktu enam bulan setelah perkenalannya bulan Juli 2008 lalu.

Di balik nama besar jaringan televisi tersebut adalah penggemar tas-tas Louis Vitton ini. Di tangan dingin wanita yang merupakan veteran selama 14 tahun di jaringan televisi Zee ini, acara-acara dibuat bermutu. Yardi menyadari pentingnya mutu dalam sebuah acara televisi. Ia yakin bahwa pencitraan sebuah bangsa akan dapat dengan mudah dipengaruhi oleh tayangan televisi, terutama di benak kaum muda. Bagi Yardi tayangan televisi yang bermutu pada akhirnya akan meghasilkan lebih banyak penonton dibandingkan tayangan yang hanya mengejar rating.


Indra Nooyi, Sang CEO PepsiCo

Jarang ada wanita yang mampu menyamai prestasi Indra Nooyi. Wanita yang saat ini menjadi warga negara AS merupakan CEO dari PepsiCo. Sejak tahun 2006 lalu wanita berusia 53 tahun ini merupakan CEO dari salah satu perusahaan terbesar di AS. Bahkan PepsiCo merupakan perusahaan terbesar di AS yang memiliki CE seorang wanita. Sejak saat itu ia telah menjadi selebriti di kampung halaman leluhurnya, India.

Di India Coca-Cola merupakan pesaing utama PepsiCo yang selama beberapa dekade belakangan lebih besar pangsa pasar dan namanya dibandingkan PepsiCo. Akan tetapi dengan diversifikasi produk yang gencar dan CEO seorang wanita keturunan India, tampaknya PepsiCo akan mampu membuka persiangan yang lebih ketat dengan Coca-Cola.

Di tangan Indra Nooyi sebagai CEO, kali ini PepsiCo berhasil masuk ke dalam jajaran perusahaan global top yang mampu menembus daftar Fortune 500.


Mayawati Naina Kumari, Calon Perdana Menteri India

Jika Indira Gandhi mampu meraih posisi sebagai Perdana Menteri India karena menyandang nama Gandhi, Mayawati Naina Kumari adalah contoh politisi wanita yang meraih posisi tinggi di kancah politik dengan keringat dan usahanya sendiri. Berasal dari kasta terendah dalam sistem kasta India, Mayawati berhasil memenangi pemilihan umum di Uttar Pradesh dengan telak. Kemenangan di Uttar Pradesh ini sangat menguntungkan bagi Partai Masyarakat Mayoritas (Bahujan Samaj) pimpinan Mayawati karena Uttar Pradesh merupakan wilayah India yang memiliki jatah kursi perlemen terbesar.

Sebagai pemenang di Uttar Pradesh, Mayawati memimpin wilayah tersebut dengan tangan besi. Ia mendirikan sebuah patung dirinya dan Dr. Bhim Rao Ambdekar, salah satu tokoh kasta terendah yang pada akhirnya memeluk agama Buddha, dan merupakan salah seorang penyusun konstitusi India di tahun 1950.

Langkah politik seorang Mayawati Naina Kumari dipastikan akan terus melejit. Dengan kemungkinan partainya memenangi mayoritas suara di UP, ia akan menjadi mitra koalisi penting bagi partai-partai lain. Bahkan jika Mayawati pandai memainkan kartunya, posisi Perdana Menteri India bukan hanya sebuah angan-angan.

0 comments

Poskan Komentar